Search This Blog

Tuesday, 4 August 2015

Menghadapi orang yang suka mengejek, menghina atau merendahkan oranglain

45tutup-mulut1
Dalam hidup bersama sebagai makhluk sosial disamping sudah kodrat alamnya bahwa kita saling membutuhkan untuk hidup, tapi sekaligus juga akan timbul berbagai masalah sosial di dalam interaksinya.


Dalam lingkup kecil orang per orang atau bertetangga dan berkomunitas misalnya, akan selalu ada saja orang yang iri, dengki bahkan sampai tega menghina dan mencaci maki baik secara perkataan ataupun menghina dengan perbuatan. Hal ini adalah suatu yang lumrah terjadi di dalam hidup manusia, dimanapun kita hidup, di belahan manapun pasti yang namanya "Setan' itu selalu ada.


Dan ini yang saya terapkan dalam menyikapi orang yang suka menghina atau mencaci maki dengan perkataan atau dengan perbuatan ke kita sebaiknya paling tidak berusahalah seperti hal berikut:



  1. Jika penghinaannya masih bisa dihindari dan diacuhkan, biarkan saja “anjing menggonggong kafilah tetap berlalu”. Jangan hiraukan, tetapi lebih introspeksi diri pada diri kita. Apakah memang diri kita layak untuk di hina..? Lalu perbaiki diri dengan semangat lebih baik. Terimalah dengan kesabaran, karena yakinlah bahwa perbuatan menghina atau mencaci maki orang itu adalah menggambarkan dirinya sendiri yang sebenarnya.

  2. Percayalah bahwa si tukang menghina itu kualitasnya hanyalah sekualitas sampah begitu, jangan layani kita fokus saja ke terus berbuat baik dan memperbaiki diri sendiri. Jangan layani orang-orang dengan sikap sekelas sampah [Intelektual Cetek] macam si tukang menghina.

  3. Yakinlah, bahwa si tukang menghina sedang bermasalah dengan dirinya sendiri, hidup si tukang menghina hidupnya tidak bahagia dan akan terus mendapat masalah.

  4. Berdoalah selalu agar si tukang menghina segera sadar agar hidupnya lebih baik.

  5. Jika penghinaannya atau tindakan yang merugikannya sudah melewati batas dan semakin 'brutal', maka orang tersebut adakalanya harus diberi pelajaran. Langkah yang baik adalah memberi pelajaran dengan cara mengadukannya ke Polisi atau yang berwenang, menempuh jalur hukum tuntut dengan pasal tentang Penghinaan bahkan sampai ke pasal pencemaran nama baik jika mungkin.

Tempuhlah jalur hukum negara dengan baik, siapkan saksi-saksi, barang-barang bukti sehingga akan menjadi alat bukti nanti di pengadilan tentang penghinaannya.

Orang yang berwatak suka khianat, suka menghina dan jahat kepada orang lain, adakalanya harus diberi pelajaran [dilawan] juga, tetapi lawanlah dengan sesuatu yang cerdas dan benar. Biar mereka kaum yang suka menghina 'nyaho' dan ada efek jera untuk tidak selalu berbuat 'jahat' atau menghina dan merendahkan orang lain tidak pada tempatnya.

*) Tetapi jalan nomor 5 ini tidak terlalu disarankan, karena akan memerlukan waktu dan energi diri kita untuk hal-hal yang sebenarnya kalau dibiarkan pun, mereka si tukang menghina sudah dihukum oleh perbuatannya sendiri. yaitu si tukang menghina akan terus resah dengan hidupnya, jadi hadapi saja dengan senyuman dan tetap enjoy saja...



  1. Hindari diri kita dari sifat jadi orang yang suka menghina, melecehkan apalagi mencaci maki orang lain. Manusia yang suka menghina sesamanya maka akan lebih dihinakan lagi oleh dirinya sendiri.

Semoga bermanfaat dan Let’s be Smart.

Selengkapnya......

Monday, 4 May 2015

Manfaat dan Kegunaan Dari Semut Jepang

Semut JepangJika berbicara tentang kegunaan dan manfaat dari semut Jepang, mungkin Anda akan sedikit terkejut. Semut yang biasanya merupakan serangga kecil yang seringkali luput dari perhatian kita, ternyata memiliki manfaat di baliknya. Anda juga mungkin saja baru pertama kali mendengar tentang semut Jepang. Sebelum membahas tentang kegunaannya, mari kita bahas tentang jenis semut yang satu ini terlebih dahulu.


Sekilas tentang semut Jepang

Semut dalam bahasa Jepang memiliki sebutan Ari, dimana secara harafiah memiliki arti serangga kesetiaan. Di negara Jepang sendiri terdapat lebih dari 200 jenis semut jepang yang berbeda-beda. Beberapa contoh dari jenis semut Jepang yakni:


Pachycondyla pilosiorAmblyopone silvestriiStenamma owstoni
AphaenogasterPonera swezeyiAphaenogaster ruida
Ponera scabraPehidole bugiAphaenogaster vapida
Solenopsis japonicaMonomorium trivialTechnomyrmex gibbsosus
Ochetellus glaverLasius talpaLasius umbratus
Lasius spathepusPyramica leptothrixVollenhovia emeryi
Polyergus samuraiCrematogaster vagulaCamponotus nipponicus

Dan masih banyak lagi jenis spesies lainnya dari semut Jepang yang tidak kita sebutkan disini semua. Yang di atas merupakan beberapa contohnya saja.

Ciri-ciri dan manfaat semut Jepang

Adapun perbedaan dari semut Jepang dibandingkan semut spesies lainnya yakni memiliki badan yang keras, bersayap namun tak bisa terbang, suka reproduksi, hidup secara berkelompok, bukan hewan kanibal. Itulah beberapa ciri yang membedakan semut Jepang dengan spesies semut lainnya. Dimana ciri utama yang menonjol adalah dari sayapnya.

Karena memiliki manfaat, sehingga semut Jepang banyak dicari oleh orang-orang, dan banyak orang yang membuat budidaya semut Jepang yang satu ini. Lebih lanjut, sekarang mari kita bahas tentang manfaat dan khasiat atau kegunaan dari semut Jepang untuk manusia berikut:


  • Semut Jepang berguna untuk menjadikan tingkat kolesterol di darah normal, khususnya untuk orang yang mempunyai kadar kolesterol tinggi pada darah.

  • Mengobati dan meringankan penyakit jantung.

  • Mengobati dan meringankan penyakit asam urat, khusus orang dengan kadar asam urat tinggi di tubuh.

  • Menjadikan jumlah gula di darah menjadi stabil, cocok untuk orang yang terserang penyakit diabetes.

  • Menjadikan tekanan darah stabil, khususnya untuk orang yang menderita hipertensi (penyakit darah tinggi).

  • Mampu menambah vitalitas dari pria maupun wanita, cocok bagi pria maupun wanita dengan jam kerja tinggi serta kesibukan untuk sehari-harinya, tubuh pun dapat menjadi lebih segar dengan semut Jepang.
Cara meminum semut Jepang

Mungkin Anda bingung bagaimana menggunakan semut Jepang untuk mengambil khasiatnya tersebut. Caranya yaitu dengan menggunakan kapsul kosong yang berbahan rumput laut. Anda bisa menemukan kapsul ini dengan mudah di toko obat terdekat di kota Anda. Kemudian, Anda perlu mencari semut Jepang ini, lalu semut Jepang pun yang ukurannya kecil dimasukkan dalam kapsul. Selanjutnya kapsul dimasukkan lagi ke dalam makanan lainnya.

Contohnya yang mudah saja seperti pisang, masukkan kapsul ke pisang lalu Anda makan pisang yang terdapat kapsul berisi semut Jepang tersebut. Atau Anda pun bisa langsung mengkonsumsi kapsul berisi semut Jepang tanpa harus menggunakan pisang.  Kami dapat membantu anda mendapatkan Semut Jepang sesuai yang diperlukan, silahkan menghubungi kami  melalui Contact kami. Sekian artikel tentang manfaat dan kegunaan dari semut Jepang, semoga bermanfaat dan ditunggu feedbacknya.
Selengkapnya......

Wednesday, 15 April 2015

10 RACUN DALAM DIRI


090511-buah-bibir3

Ijin berbagi dari Thread tetangga sebelah, semoga bermanfaat buat kita semua dalam menghadapi kehidupan sehari-hari...

Berikut Sikap-sikap yang biasa meracuni kehidupan kita sehari-hari :
Racun pertama : Menghindar

Gejalanya, lari dari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat.

Antibodinya : Realitas 
Cara : Berhentilah menipu diri. Jangan terlalu serius dalam menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang selalu mengikuti kesedihannya dan merasa lingkungannya menjadi sumber frustasi. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras.
Racun kedua : Ketakutan
Gejalanya, tidak yakin diri, tegang, cemas yang antara lain bisa disebabkan kesulitan keuangan, konflik perkawinan, kesulitan seksual.

Antibodinya : Keberanian 

Cara : Hindari menjadi sosok yang bergantung pada kecemasan. Ingatlah 99 persen hal yang kita cemaskan tidak pernah terjadi. Keberanian adalah pertahanan diri paling ampuh. Gunakan analisis intelektual dan carilah solusi masalah melalui sikap mental yang benar. Keberanian merupakan merupakan proses reedukasi. Jadi, jangan segan mencari bantuan dari ahlinya, seperti psikiater atau psikolog.

Racun ketiga : Egoistis

Nyinyir, materialistis, agresif, lebih suka meminta daripada memberi.

Antibodinya : Bersikap sosial. 

Cara : Jangan mengeksploitasi teman. Kebahagiaan akan diperoleh apabila kita dapat menolong orang lain. Perlu diketahui orang yang tidak mengharapkan apapun dari orang lain adalah orang yang tidak pernah merasa dikecewakan.

Racun keempat : Stagnasi

Gejalanya berhenti satu fase, membuat diri kita merasa jenuh, bosan, dan tidak bahagia.

Antibodinya : Ambisi

Cara : Teruslah bertumbuh, artinya kita terus berambisi di masa depan kita. Kita akan menemukan kebahagiaan dalam gairah saat meraih ambisi kita tersebut.

Racun kelima : Rasa rendah diri

Gejala : Kehilangan keyakinan diri dan kepercayaan diri serta merasa tidak memiliki kemampuan bersaing.

Antibodinya : Keyakinan diri.

Cara : Seseorang tidak akan menang bila sebelum berperang yakin dirinya akan kalah. Bila kita yakin akan kemampuan kita, sebenarnya kita sudah mendapatkan separuh dari target yang ingin kita raih. Jadi, sukses berawal pada saat kita yakin bahwa kita mampu mencapainya.

Racun keenam : Narsistik

Gejala : Kompleks superioritas, terlampau sombong, kebanggaan diri palsu.

Antibodinya : Rendah hati. 

Cara : Orang yang sombong akan dengan mudah kehilangan teman, karena tanpa kehadiran teman, kita tidak akan bahagia. Hindari sikap sok tahu. Dengan rendah hati, kita akan dengan sendirinya mau mendengar orang lain sehingga peluang 50 persen sukses sudah kita raih.

Racun ketujuh : Mengasihani diri

Gejala : Kebiasaan menarik perhatian, suasana yang dominan, murung, menghunjam diri, merasa menjadi orang termalang di dunia.

Antibodinya : Sublimasi 

Cara : Jangan membuat diri menjadi neurotik, terpaku pada diri sendiri. Lupakan masalah diri dan hindari untuk berperilaku sentimentil dan terobsesi terhadap ketergantungan kepada orang lain.

Racun kedelapan : Sikap bermalas-malasan

Gejala : Apatis, jenuh berlanjut, melamun, dan menghabiskan waktu dengan cara tidak produktif, merasa kesepian.

Antibodinya : Kerja 

Cara : Buatlah diri kita untuk selalu mengikuti jadwal kerja yang sudah kita rencanakan sebelumnya dengan cara aktif bekerja. Hindari kecenderungan untuk membuat keberadaaan kita menjadi tidak berarti dan mengeluh tanpa henti.

Racun kesembilan : Sikap tidak toleran

Gejala : Pikiran picik, kebencian rasial yang picik, angkuh, antagonisme terhadap agama tertentu, prasangka religius.

Antibodinya : Kontrol diri 

Cara : Tenangkan emosi kita melalui seni mengontrol diri. Amati mereka secara intelektual. Tingkatkan kadar toleransi kita. Ingat bahwa dunia diciptakan dan tercipta dari keberagaman kultur dan agama.

Racun kesepuluh : Kebencian

Gejala : Keinginan balas dendam, kejam, bengis.

Antibodinya : Cinta kasih 

Cara : Hilangkan rasa benci. Belajar memaafkan dan melupakan. Kebencian merupakan salah satu emosi negatif yang menjadi dasar dari rasa ketidakbahagiaan. Orang yang memiliki rasa benci biasanya juga membenci dirinya sendiri karena membenci orang lain. Satu-satunya yang dapat melenyapkan rasa benci adalah cinta. Cinta kasih merupakan kekuatan hakiki yang dapat dimiliki setiap orang.

Simpanlah paket tiket untuk perasaan tidak bahagia dan mengaculah pada paket tiket ini saat kita sedang mengalami rasa depresi dan tidak bahagia. Gunakan sebagai sarana pertolongan pertama dalam kondisi mental gawat darurat demi terhindar dari ketidakbahagiaan berlanjut pada masa mendatang.






Selengkapnya......

Tuesday, 10 February 2015

Kata-kata Buruk pertanda Hati yang Buruk pula !

air_teko

Nyook... kita belajar dari yang ada di sekeliling sisi kehidupan kita, kali ini saya mengajak memahami arti dan filosofi dari alat rumah tangga yang sering kita gunakan sehari-hari... Ya, kita kali ini bicara TEKO...

Saat yang keluar dari teko itu air susu, menunjukkan isi teko juga air susu. Jika yang keluar kopi, itu tandanya isi teko juga kopi. Jika yang keluar air comberan, itu tandanya isi teko juga air comberan. Dan hidup kita ibarat teko. Apa yang keluar menunjukkan apa yang ada di dalam. Jika yang keluar adalah kata-kata kotor dan kasar, itu menunjukkan yang ada dalam diri juga kotor dan kasar. Itulah filosofi teko.

Dalam kehidupan keseharian filosifi teko ini juga berlaku. Di kantor kita akan menjumpai mungkin ada orang yang tiap hari kerjaannya ngegosip, membicarakan kejelekan orang lain, mengeluh dan mencaci teman bahkan atasannya sendiri. Tak usah kaget, itu menandakan siapa dirinya. Kata-kata yang dia keluarkan sudah menunjukkan seperti apa yang ada dalam dirinya. Boss yang kerjaannya marah-marah, berkata-kata kasar dan tidak menghargai hasil kerja bawahannya, itu menjadi bukti seperti apa pribadinya. Begitu juga sebaliknya seorang karyawan yang kerjaannya ngeluh, berkata-kata kasar dan tidak merasa selalu paling benar. Singkat kata, apa yang kita katakan menunjukkan seperti apa yang ada di dalam diri kita, pribadi kita.

Dalam keluarga juga demikian. Seorang Ibu yang mendidik anaknya dengan kata-kata kasar menunjukkan seperti itulah pribadi sang Ibu. Hati yang lembut tentu tidak mungkin mengeluarkan kata-kata kasar dan kotor. Sang Ayah yang sukanya marah-marah dengan kalimat-kalimat yang kasar menunjukkan hatinya juga demikian. Karena kata-kata yang kasar itu lahir dari hati juga yang kasar.

Mungkin ada yang protes, kata-kata saya bisa jadi kasar dan kotor, tapi hati saya itu lembut lho. Persoalannya, bagaimana bisa hati yang lembut mengeluarkan kata-kata yang kotor. Bagaimana juga bisa pribadi yang baik, mengeluarkan kata-kata yang tidak baik?

Di dunia maya kita juga sering menemukan banyak orang yang mengumbar kalimat-kalimat kotor di jejaring sosial media. Kata-katanya begitu kasar dan merendahkan orang lain. Kalimat yang dibuat bukannya nasihat tapi lebih sebuah ejekan dan hinaan, belum merasa puas apabila orang yang dimaksudkannya belum terpojokkan bahkan memancing supaya jadi emosi juga. Lantas, bagaimana mungkin kita akan menyimpulkan orang tersebut berhati lembut dan pribadinya mulia?
Oow... KOTORnya kita Ketahuan deh....

Ada yang beranggapan bahwa "belum tentu hati yang lembut berprilaku dan mempunyai sikap yang baik (lembut) juga, bersikap manis didepan belum tentu bersikap manis dibelakang... No body perfect".... disini saya luruskan bahwasanya memang semua manusia tidak ada yang sempurna (No body perfect), namun apakah kita sebagai manusia yang ingin dipandang baik akan mengumbar prilaku yang kurang baik tersebut? tentu tidak...!, setiap orang yang ingin dinilai baik pasti akan berusaha tampil baik dan berusaha menutupi kelemahan yang dimilikinya, bukan mengumbarnya....

Maka, buktikanlah kepribadian dan hati kita penuh kemuliaan dengan hanya mengeluarkan kata-kata yang mulia juga. Dalam berkomunikasi di kantor, jaga dan pilihlah setiap kalimat yang diucapkan agar tidak terkesan merendahkan apalagi menghinakan. Di rumah saat membimbing dan menasihati anak, pilihlah kata-kata yang bagus sehingga sang anak juga mengerti dan faham atas cinta kita. Di sosial media juga, pilihlah kalimat yang positif untuk menggambarkan ide dan pikiran yang ingin diungkapkan.

OOT : Jadilah KUDA, yang selalu manggut selagi jalan, berjalan dengan lurus, dan banyak disenangi orang... (Tks kawan cemoohannya ada makna positifnya...)

Sumber : ...
Selengkapnya......

Thursday, 20 November 2014

Salam 2 Ribu

Salam2ribu
Belajar coret-coretan menyikapi kenaikan BBM yang baru saja berlalu, karena banyaknya jeritan-jeritan wong cilik, saya berusaha menempatkan diri (empati) pada mereka (Alhamdulillah bukan saya..) yang dikategorikan miskin yang menjadi Prioritas pengalihan Subsidi BBM tersebut... katanyaaa...!

Saya coba berhitung berapa peningkatan biaya kebutuhan yang dihadapi saudara-saudara kita itu yang mungkin dirasa semakin menghimpitnya, katakan saja si Jaki (bukan nama sebenarnya...) sebelum kenaikan BBM terjadi, penghasilan dia dapat dibilang pas-pasan bahkan kadang tekor seumpamanya begini...:

Dia hidup sekeluarga 4 (empat) orang..

Untuk kebutuhan makan sehari-hari entah kategori layak atau tidak dia harus mengeluarkan uang sebesar :

Sebelum kenaikan BBM



  1. Beras 1kg/hari (kualitas sedang)     Rp.  8.000,- x 30 Rp. 240.000,-

  2. Lauk pauk                                          Rp. 10.000,- x 30 Rp. 300.000,-

  3. Ongkos kerja/Bensin Motor             Rp.   7.500,- x 30 Rp. 225.000,-

  4. Ongkos anak sekolah + Jajan           Rp.   5.000,- x 22 Rp. 110.000,-

  5. Listrik/bln (450Watt)                         Rp. 45.000,- x 1    Rp. 45.000,-

       Total                                                                                        Rp. 920.000,-

Belum kudu mandi, cuci dan ganti pakaian biar SEHAT... alias butuh sabun dkk, pakaian dan tentu DUIT buat belinya...

Setelah kenaikan BBM



  1. Beras 1kg/hari (kualitas sedang)       Rp.  9.500,- x 30 Rp. 285.000,-

  2. Lauk pauk                                            Rp. 12.000,- x 30 Rp. 360.000,-

  3. Ongkos kerja/Bensin Motor               Rp. 10.000,- x 30 Rp. 300.000,-

  4. Ongkos anak sekolah + Jajan             Rp.   7.000,- x 22 Rp. 154.000,-

  5. Listrik/bln (450Watt)                           Rp. 45.000,- x 1    Rp. 45.000,-

       Total                                                                                        Rp. 1.144.000,-

Si Jaki jadi punya Beban tambahan (alias minus)                      -Rp. 224.000,-

Ceritanya dapat bantuan dari KIS (Kartu Keluarga Sejahtera) Rp. 100.000,-

(Rp. 200.000/2bln/klg)

Akhirnya si Jaki masih tekor Rp. 124.000,- setiap bulannya, dia harus banting tulang demi mengatasi beban yang semakin menghimpitnya, bahkan mungkin harus berhutang atau kalau tidak anaknya pergi sekolah tanpa ongkos dan tanpa jajan, begitu pula dia sendiri mesti menghemat ongkos kerja dengan jalan kaki atau numpang rekan senasibnya...

Sungguh “Ironis” kebijakan tersebut, Sekolah Gratis/Indonesia Pintar ... emangnya gak pake Ongkos???... Keluarga Sejahtera... Emangnya kudu sambil nahan Lapar... Indonesia Sehat... Gimana mau sehat makan aja kurang...

Penguasa pulas tertidur karena kekenyangan, sementara si Miskin melek gak bisa tidur karena kelaparan...!!!

#Salam2ribu saja deh dan #salamgigitjari saja lah....

Saya nemu data seperti ini :

BBM_Kuota-subsidiWEB (1)


Lalu pertanyaannya... Apabila setiap warga Indonesia mempunyai tambahan beban hidup yang dikarenakan harga-harga kebutuhan sehari-hari mengalami kenaikan dampak dari kenaikan BBM tersebut katakanlah Rp. 3.000,-/org/hari... angka yang mungkin terlalu kecil dari sesungguhnya, tapi mari kita coba hitung !

Rp. 3.000,- x 365 hari (1 thn) = Rp. 1.095.000,-

Sekarang jumlah tersebut diatas dikalikan dengan jumlah penduduk Indonesia yang dapat dipastikan ikut merasakan imbasnya, katakanlah “245.000.000 orang” maka menjadi Rp. 268.275.000.000.000,- (268,3 Trilyun) per tahun...

Sungguh angka yang Fantastis... sebuah penebusan yang sangat mahal, Negara hemat Rp. 90,4 T tapi harus ditebus oleh uang rakyat gak peduli si kaya atau si miskin sebesar Rp. 268,3T...

Sekarang kita hanya bisa menikmati, mudah-mudahan si Jaki dan orang-orang yang senasib dah bahkan di bawahnya masih dapat bertahan dan bersabar menghadapi himpitan tersebut...

Tulisan ini hanya sekedar coretan celotehan rakyat jelata, dan angka-angka yang dari penulis hanyalah sekedar perumpamaan yang bukan angka sebenarnya, tapi angka sebenarnya mungkin dapat dipastikan lebih besar dari itu, yang jelas terlepas dari salah benarnya perhitungan tersebut masih banyak pertanyaan yang masih butuh klarifikasi...
Selengkapnya......
 

Copyright ©  2009 by ronimunawar.com

Mencari dan Berbagi untuk meningkatkan kualitas diri...!!