Search This Blog

Sunday, 30 November 2008

Tutorial HTML (2)

Melanjutkan posting yang terdahulu setelah terselang oleh beberapa artikel tentang blog tutorial maka kali ini saya akan membahas tentang tutorial HTML kembali.Sebelum menginjak kepada topik bahasan ada baiknya para sobat mengikuti bahasan kali ini dengan langsung memfraktekannya agar lebih cepat mengerti.

Caranya siapkan terlebih dahulu program notepadnya lalu tuliskan kode HTML seperti dibawah, kemudian apabila telah selesai mempraktekan simpan file tersebut dengan extensi .htm (dot htm). Contoh file : latihan.htm kemudian jalankan dengan internet explorer. silahkan tulis kode-kode berikut :



<html>

<head>


<title>latihan</title>


<body>



Tulis apa-apa yang saya terangkan di sini !


</body>


</html>





Kita langsung ke topik bahasan aja ya biar ga bosan.




Elemen dasar HTML





Ada beberapa elemen dasar HTML yaitu :




Elemen Blok Level




Elemen blok level yaitu tingkatan besarnya hurup yang akan di tampilkan pada browser. Elemen blok level yang paling sering di gunakan adalah Heading (h1 sampai h6).Tag heading ini ini berupa <h1>...</h1> sampai dengan <h6>...</h6>.




Contoh :



<h1>Ini heading 1</h1>


<h2>Ini heading 2</h2>


<h3>Ini heading 3</h3>



<h4>Ini heading 4</h4>


<h5>Ini heading 5</h5>


<h6>Ini heading 6</h6>






Hasilnya akan seperti ini :




Ini heading 1





Ini heading 2



Ini heading 3



Ini heading 4


Ini heading 5




Ini heading 6





Sebenarnya ada cara lain untuk menampilkan berbagai ukuran hurup, yakni memakai tag <font size="...">.....</font>.



Contoh :








<font size="1">Ini font size 1</font>



<font size="2">Ini font size 2</font>



<font size="3">Ini font size 3</font>




<font size="4">Ini font size 4</font>



<font size="5">Ini font size 5</font>



<font size="6">Ini font size 6</font>




<font size="7">Ini font size 7</font>





Hasil yang akan tampil seperti ini :







Ini font size 1




Ini font size 2



Ini font size 3



Ini font size 4



Ini font size 5



Ini font size 6



Ini font size 7





Itu adalah contoh untuk menampilkan huruf dalam berbagai ukuran.

Selengkapnya......

Thursday, 27 November 2008

Buku Tamu


Untuk mengisi Buku tamu kami, silahkan langsung isi kolom Komentar dibawah...

Selengkapnya......

Tuesday, 25 November 2008

Dingin-dingin enaknya apa ya....!!!

Puncak Puncaakkkk.....


























Eh mending makan skoteng....Dingin ya SMSan aja.....




Yeee salah loooo....Enakan Jagung tauuu....


Apa dong yang bener.....!!!

Selengkapnya......

Bengkak karena kedinginan

Bengkak karena kedinginan adalah peradangan kulit yang sering disertai dengan gatal-gatal atau terbakar. Juga dikenal sebagai perniosis, mereka disebabkan sebagai reaksi terhadap dingin dan yang paling sering ditemukan pada jari kaki, jari, wajah atau hidung. Mereka mungkin juga terjadi pada area yang sensitif tekanan, seperti bunion. Orang yang mempunyaisirkulasi yang buruk atau pola makan yang buruk adalah lebih berisiko untuk mendapatkan gejala ini.


Gejala

Gejala dapat mencakup kemerahan atau pucat daerah yang terkena efek ini, mati rasa, dan panas, lembut, gatal kulit dan mungkin ada pendarahan ulserasi atau lesi. mungkin akan muncul biru karena terjadi bengkak. Ketika mereka mengering, mereka mungkin meninggalkan retakan di kulit, memungkinkan tubuh lebih gampang terkena infeksi.

Penyebab


Bengkak karena kedinginan berlebihan disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah tepat di bawah kulit dan paling sering disebabkan oleh dingin. kondisi kehidupan, ketidakseimbangan hormon, pola makan yang buruk, anemia atau tenggelam dalam air yang sangat dingin atau lingkungan yang dingin juga dapat berkontribusi untuk hal ini. Sirkulasi yang buruk juga merupakan faktor. Jika Anda menderita diabetes atau kondisi lain yang mempengaruhi sirkulasi. Makan makanan bergizi, berolahraga dan mengenakan sepatu yang tepat akan membantu meningkatkan sirkulasi ke daerah yang terkena dampak. Dalam cuaca dingin, berpakaian dengan tepat.



Pencegahan secara Herbal


Jahe – jahe segar yang telah diiris atau diparut dapat digunakan untuk merangsang aliran darah ke daerah yang terkena dampak.

Lemon – jus berlaku untuk merangsang aliran darah ke daerah ini. Hal ini dapat mencegah blistering.

Bawang putih – minyak dari tanaman ini akan merangsang aliran darah ke kapiler yang lebih kecil untuk menghilangkan beberapa ketidaknyamanan.

Campuran minyak – Resep campuran minyak biji rami, pohon teh minyak, dan lidah buaya. mengembalikan sel-sel kulit yang sehat dan meningkatkan sirkulasi.


Mustard Hitam – campuran 50 gram mustard hitam dengan 200 gram bubuk rami – tambahkan air untuk membuat pasta.Tempelkan pada daerah yang terkena dampak selama 10 menit.


Pencegahan secara Aromatherapy


Gunakan minyak untuk memijat daerah yang terkena dampak.

Rosemary – minyak esensial dapat diterapkan untuk meningkatkan sirkulasi.

Lavender – menerapkan minyak esensial untuk meningkatkan aliran darah dan untuk mencegah infeksi.

Peppermint – minyak esensial ini akan membantu sirkulasi dan kemudahan beberapa ketidaknyamanan.



(terjemahan-Digherbs.com)




Selengkapnya......
 

Copyright ©  2009 by ronimunawar.com

Mencari dan Berbagi untuk meningkatkan kualitas diri...!!